Hai kamuh, malam ini aku baru saja sampai di rumah. Aku nyaris,hampir,udah mau,dikit lagi sampai di rumahmu. Yak malam ini sepulang kerja aku pulang kekotamu.kerlip lampu masih mengingatkanku akan matamu, angin malam masih membisikkan namamu, bayanganmu masih mengikutiku bahkan saatku tak berbayang sekalipun kamu masih disisiku. Aku hanya butuh 1 tanjakan,1 lampu merah, 1 belokan, dan 1 keberanian aku akan tiba di depan rumahmu. Tapi ku tak lakukan karena ku yakin kamu tak mengharapkan kehadiranku. Jadi kubelokan motorku menjauh darimu, hanya doaku yang kuizinkan pergi menemuimu.
Semua kenyarisan ini karena temanku,ya temanku yang bahkan mungkin kamu iri karenanya. aku lebih sering bersamanya dari pada denganmu. Kadang malam mingguku kuhabiskan dengannya bukan denganmu. Dia memintaku menemaninya kekotamu untuk mengambil mainan barunya. Sebuah motor tua.
No comments:
Post a Comment