Wednesday, August 21, 2013

Mencintaimu dengan sederhana

“aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada” 

-Sapardi Djoko Damono-

_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _

aku teramat sederhana mencintaimu, seperti kayu dan awan yang tak sempat mengucapkan cintanya. hanya doa, tatap mata, dan usapan lembut dikepalamu yang dapat kulakukan. berharap kamu dapat membaca isyaratku. 

"dhi, perempuan itu ga bisa baca peta, apa lagi baca isyarat lo!" begitu kata seorang kawan. tapi beberapa bilang perempuan makhluk peka dan berperasaan, masa ga bisa liat? "mereka mau makan aja bingung mau makan apa?, mau nonton bingung mau nonton apa, apa lagi nentuin perasaan orang sama dia". oke oke teori itu aku ngerti, jadi lain kali akan aku tunjukan, perlihatkan, dan buktikan perasaanku bukan lagi hanya sekedar isyarat dan biarkan mereka menerkanya sesuka mereka

No comments:

Post a Comment