Pagi ini, setelah sholat dhuha entah apa yang merasuki saya tetiba terlintas pertanyaan tentang pernikahan.
kamu menikahi apa dhi?
statusnya kah?
hartanyakah?
kecantikannya kah?
keturunannya kah?
pekerjaannya kah?
kampusnya kah?
hobbynya kah?
bodynya kah?
agamanya kah?
saya tau agama mengajarkan menikahlah karena agamanya. tapi entahlah. bahkan sampai saat ini aku tidak juga mendapat jawaban mengapa aku mencintaimu. yang aku tau aku ingin menikah dengan seseorang yang bisa berbagi cerita tentang apa saja, berganti topik kesana-kesini tanpa pernah berhenti. karena suatu saat yang kita butuhkan adalah teman berbagi cerita.
No comments:
Post a Comment