Wednesday, February 12, 2014

karena apa?

Pagi ini, setelah sholat dhuha entah apa yang merasuki saya tetiba terlintas pertanyaan tentang pernikahan.

kamu menikahi apa dhi?

statusnya kah?
hartanyakah?
kecantikannya kah?
keturunannya kah?
pekerjaannya kah?
kampusnya kah?
hobbynya kah?
bodynya kah?
agamanya kah?

saya tau agama mengajarkan menikahlah karena agamanya. tapi entahlah. bahkan sampai saat ini aku tidak juga mendapat jawaban mengapa aku mencintaimu. yang aku tau aku ingin menikah dengan seseorang yang bisa berbagi cerita tentang apa saja, berganti topik kesana-kesini tanpa pernah berhenti. karena suatu saat yang kita butuhkan adalah teman berbagi cerita.


Tuesday, February 11, 2014

Back to the future...

back to the future, film fiksi tahun 80an tentang perjalanan waktu seorang anak muda bernama marty dan scientist nyentrik bernama doc brown yang menemukan mesin waktu dalam bentuk mobil.


"apa hubungan film ini sama lo dhi?"


sampai saat ini aku merasa masih terjebak dalam masa lalu, ada sesuatu dalam diri ini yang membuat selalu menoleh kebelakang. ada sebuah penyesalan masa lalu yang seandainya aku punya mesin waktu mungkin bisa memperbaikinya. aku berhutang banyak hal di masa lalu jadi izinkan aku untuk membayarnya. bukan untukmu, tapi untukku. agar nanti tak ada lagi alasan untukku menoleh kebelakang dan aku bisa kembali ke masa depan. back to the future!

Sunday, February 9, 2014

Dan kemudian kita bertemu kembali...

minggu, 09 Februari 2014

Pagi ini aku kurang tidur, setelah mengantarkanmu pulang aku masih tetap terjaga. tidur telat, bangun lebih cepat. kita kembali bertukar pesan dan kemudian kamu berkata... "kamu gamau ngajak aku jalan apa??" sejujurnya aku mengharapkan itu, tapi... aku merasa semua terlalu cepat, aku masih jetlag dengan ini semua. kehadiranmu yang tiba-tiba dan pertemuan kita. Akhirnya kita bertemu kembali. cerita mengalir seperti masa lalu, ya sama seperti saat kita masih bersama. kita lebih banyak menghabiskan hari kita dengan saling bercerita dan hal itu yang membuatku jatuh cinta padamu. karena suatu saat nanti, yang kita butuhkan adalah teman berbagi cerita.

banyak hal yang tidak bisa dengan mudah aku ungkapkan, ya aku tau itu kelemahan ku, tidak pandai merangkai kata untuk mengungkapkan perasaanku. seperti saat kamu menanyakan padaku kenapa semalam kurang tidur dan saat itu kopi aceh gayo yang di hidangkan dengan cara tubruk ku jadikan alasan. sejujurnya, aku terlampau senang dengan perjumpaan denganmu mirip anak TK yang tidak bisa tidur karena akan melakukan karyawisata. lain waktu kamu kamu menanyakan apakah dulu aku benar-benar menyayangimu? dan aku tak mampu menjawabnya. sejujurnya, perasaanku padamu tak berkurang satupun dari dulu sampai hari ini. iya aku terlampau dalam menyayangimu.

Lalu apa mauku? bohong jika aku tidak berharap. tapi aku tidak mau lagi berharap padamu. jadi pagi tadi aku bersujud pada-Nya, mengangkat kedua tanganku dan meminta pada-Nya. ya aku berharap padaNya bukan padamu. let it flow, bila jodoh tidak akan kemana, bila jodoh pasti bertemu.


She's Back

Sabtu, 8 Februari 2014

Hari itu sama seperti sabtu-sabtu sebelumnya. aku di kamar, di depan laptop sambil mendengarkan lagu, browsing dan belum mandi. tiba-tiba handphone bergetar. one message I have received in whatsap from u. iya satu pesan dari kamu. kamu yang telah bersembunyi dan menghilang dari hidupku tetiba menanyakan kabar. kamu tau? saat membacanya hati ini bergemuruh kembali, jantung berdetak lebih kencang dari biasanya. yak saat itu aku berfikir akhirnya saatnya tiba, saat aku harus benar-benar meninggalkanmu, mengucapkan selamat tinggal. akhirnya kabar pernikahanmu akan tiba. butuh sekian detik, sekian menit untuk meredakan gemuruh ini. aku balas pesanmu datar, berusaha tenang dan kemudian kamu meminta maaf dan mengalirlah cerita bagaimana kisahmu dan dia selama ini. aku sedih, sedih karena kamu harus merasakan sakit ku, aku kecewa karena aku tidak bisa melindungimu. seandainya dulu aku bisa menjagamu lebih baik mungkin kamu tidak akan sesakit ini. dan kemudian kita bertemu, pertemuan pertama setelah hampir 8 bulan tidak bertemu. bertukar cerita, mengejar 8 bulan yang hilang dari kita. sejak dulu, sampai pagi ini, doaku tak pernah berubah, semoga kamu bahagia.